Tampilkan postingan dengan label Prakarya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Prakarya. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Maret 2017

POHON KARDUS / POHON ALFABET

Assalamualaikum...

Bunda... sering kali kita memiliki kardus bekas saat membeli barang elektronik atau air mineral kemasan gelas (untuk acara tertentu) dll. Kalau langsung dibuang rasanya sayang. Kardus bekas bisa dimanfaatkan untuk membuat karya ketrampilan seperti untuk rak serbaguna, pigura, celengan, hiasan dinding dll. Bahkan bisa dijadikan media untuk belajar anak seperti yang saya buat ini.
BAHAN :
1. Kardus bekas
2. Kain flanel warna-warni. Biasanya saya beli 2 ribu - dua ribu limaratusan per lembarnya (ukuran kecil). Flanel hijau ukuran lebar, bisa beli ukuran setengah meter harga 9 ribuan.
3. Lem tembak/ lem lilin
4. Velcro/ perekat kain (yang biasanya untuk tas/sepatu. ada yang menyebut kretekan)
5. karton (untuk penguat buah). Tidak pakai juga tidak apa-apa. 
6. Poster huruf beli jadi. Saya beli seribuan.

Awalnya yang saya buat adalah pohonnya. Caranya :
1. Saya bikin 2 pola trus dijadikan satu, biar tebal.
2. Potong flanel mengikuti pola, tapi motongnya dilebihkan kira-kira 2 cm. Nanti untuk membungkus pohon bagian atas (daun).
3. Kardus dibungkus flanel. Yang saya bungkus cuma satu sisi saja karena flanelnya ga cukup😂
4. Membuat pola batang 2 buah, untuk ditempelkan pada daun, depan belakang.
5. Membuat pola buah yang di dalamnya saya kasih karton biar buah kuat. Dan velcro yg saya potong bulat-bulat agar terlihat cantik.

Lebih jelasnya lihat gambar di bawah, ya :


Untuk buah yang ditempel, buatlah pola bentuk buah. Bisa apel atau buah pir. Saya memilih pola buah pir. Kemudian tempeli dengan huruf-huruf poster (saya belinya cuma seribuan), jadi nanti tinggal gunting dan tempel.

Huruf yang saya pilih adalah huruf kecil bukan huruf besar karena nantinya anak akan lebih banyak melihat huruf kecil daripada huruf besar saat membaca buku. Pengenalan huruf besar bisa dilakukan jika huruf kecil sudah hafal.
Agar pohon bisa berdiri tegak saya kasih penyangga seperti ini di bagian depan dan belakang pohon. Lihat gambar di bawah :

Selain untuk buah, di pohon saya kasih huruf lagi karena anak saya akan belajar mencocokkan huruf.


Pohon yang sudah ditempeli buah huruf. Cantikkan Bunda. Anak saya suka. Yuk, Bunda bikin juga. Moga anaknya makin semangat belajar.




* Bisa follow IG saya di @nurulikoma :)

Jumat, 26 Desember 2014

KREASI CANTIK DARI BATIK

Hai... hai... udah lama nih nggak majang karya tangan di blog. Kali ini mau pamer bandana dan jepit rambut dari kain batik. Karya ini special karena bahannya dari seragam sekolah anak yang kegedean.

Jadi, awalnya anak kebagian seragam batik yang super besar dan panjang. Maka, biar anak nggak tenggelam pas pakai seragam itu, akhirnya kupotong bagian bawahnya. Sisa potongan kain itulah yang kupakai buat asesoris ini

Ini bandanananya. Matching dengan seragam sekolahnya :)

Sabtu, 14 Desember 2013

MEMBUAT GURITA KERTAS BERSAMA ANAK YUUUK...

Putri saya yang TK B selalu senang jika ada yang dibawa pulang dari sekolah. Kali ini ia membawa gurita kertas yang dibuatnya dikelas bersama guru dan teman-temannya. Apakah Anda tertarik membuatnya bersama anak/adik/keponakan yang masih balita? Pasti mereka suka :)

Inilah gurita kertas putri saya. Hihi... sudah lecek.

Cara membuatnya :

1. Buat lingkaran, ukurannya terserah, lalu gunting.

2. Potong seperempat lingkaran tersebut.

3. Siapkan kertas warna lain dengan lebar yang sama dengan bagian lingkaran yg dipotong. Untuk ukuran panjangnya terserah. Kertas bagian ini nantinya akan dibuat tentakel.

4. Potong memanjang kertas yang akan digunakan sebagai tentakel menjadi 8 bagian.

5. Tempelkan tentakel pada lingkaran (badan gurita). Lalu beri mata dan mulut dengan kertas warna lain.

6. Gunakan pensil/pena untuk membuat lekukan pada tentakel. Oh iya, jangan lupa beri lubang dibagian atas untuk memberi tali. Nah, jadi deh.

MAWAR PLASTIK CANTIK

Apakah di rumah banyak kantong plastik dan bingung diapakan, Bunda? Yuk bikin bunga mawar dari bahan ini.

Bahan dan alat yang diperlukan: a. Gunting

b. Tang pemotong kawat

c. Kresek/ kantong plastik (yang tebal lebih bagus)

d. Benangsari

e. Kawat

f. Benang jahit

g. Lem Castol atau lem tembak juga bisa

h. Floratip

i. Aplikasi daun

Cara Membuat :

1. Buatlah 2 pola mahkota bunga, bentuknya seperti daun biasa dan satunya seperti hati (lihat gambar).

2. Guntinglah plastik sesuai dengan pola mahkota secara bersamaan agar bentuknya seragam.

3. Dengan bantuan ujung gunting, buatlah lekukan pada masing-masing ujung mahkota.

4. Ikat benangsari pada kawat dengan benang jahit. Lalu dengan menggunakan lem, tempelkan kelopak bunga secara melingkar sehingga menyerupai mawar.

5. Lilitkan floratip pada kawat.

6. Tambahkan aplikasi daun mawar biar manis. Bunga siap dirangkai :)

Apakah Anda tertarik ingin membuat bros muslimah sendiri dari flanel? Caranya ada disini.

Selasa, 07 Agustus 2012

Taplak Koran Renda

Lagi-lagi koran mencuri perhatianku untuk dibuat sesuatu. Waktu itu lagi hamil tua jadi gak pingin bikin sesuatu yang ribet. Kreasi yang terlintas adalah membuat taplak hihi...

Gampang aja bikinnya, koran diwarnai, digunting menjadi beberapa bagian, dianyam, lalu pinggirnya diberi renda dengan cara dijahit (tusuk jelujur). Agar tidak terlalu tipis masing-masing warna aku pakai 2 lembar koran.

Bunga Pink Dari Koran, Cantikkan...?

Koran bisa dikreasikan menjadi apa saja. Tergantung kita mau membuat apa. Kalau aku cenderung suka menyulap koran menjadi bunga. Salah satunya seperti ini :

Bahan-bahan : Koran, lem kertas, lem putih, kawat bunga/ lidi, benangsari, benang jahit dan floratape

Cara membuat:

1. Guntinglah koran untuk membuat kelopak bunga. Bentuknya sesuai selera, bisa runcing diujung, atau setengah bulat di ujung. Kalau gambar di atas sih polanya runcing di ujung.

2. Kelopak bunga biar tidak terlalu tipis, maka aku tumpuk sekitar 3-4 lembar dengan menggunakan lem kertas.

3. Ikat benangsari pada kawat/lidi dengan menggunakan benang jahit. Kemudian susunlah kelopak bunga pada kawat/lidi ini. Biar kuat ikatlah dengan benang jahit.

4. Lilit kawat/lidi menggunakan floratape atau bisa juga dengan koran

5. Warnai bunga dengan campuran pewarna makanan dan lem putih.

6. Bunga siap dirangkai

Kamis, 14 Juli 2011

Bikin Bros Manik-Manik

Ketika aku mabuknya (baca: hamil) hampir 4 bulan, perasaan jenuh mulai merayap. Cicaaaak kaleee… hehe… lalu untuk menghilangkan jenuh itu aku mulai berani buka leppy lagi, onlen lagi yang sebelumnya benar-benar alergi sama leppy. Tapi untuk sementara kegiatan menulis di FB aku tinggalkan dulu, dan yang ada dipikiran adalah browsing tentang manik-manik.

Setelah itu kepincut deh ma blog seseorang yang menjual buku tentang bagaimana membuat bros sendiri. Sebenarnya aku kurang suka membeli barang secara online, pikirannya parno aja. Tapi demi membunuh rasa penasaran tersebut, akhirnya aku memutuskan untuk membeli juga. Harapannya mudah-mudahan saja buku yang ditawarkan tidak mengecewakan karena mengingat buku itu mahal. Hiks. :(

Beberapa hari kemudian datanglah buku pesananku itu. Kirain bukunya tebal dengan macam-macam kreasi, ternyataaa…. Oh tidaaak… (lain kali beli di gramed or tobuk aja deh). Tapi tak apa-apalah hitung-hitung penasaranku sudah terkubur. Alhasil kreasi ini sajalah yang aku dapat dari buku tersebut.

Hiks lagi… :(

Kamis, 03 Februari 2011

Kreasi Sprei


Maunya sprei ini buat saudara yang mau nikah, tapi pas didisplay di etalase ternyata dilirik orang dan akhirnya ya dijual hehe... Dan syukurnya lagi calon pengantin adik ternyata suka warna hijau, jadi ya dicarikan yang sesuai dengan warna favoritenya :)



Yang ini juga buat saudara juga, tapi hasil akhir nggak berbentuk kayak gini. Bentuk akhirnya adalah sepasang kelinci dengan bertaburan bunga. Sayang belum sempat difoto waktu itu.